http://www.epesanan.com

Radang tenggorokan, pilek dan batuk  adalah penyakit saluran pernapasan yang paling sering menyerang bayi dan anak-anak Apalagi gejalanya ditambah dengan rewel, hidung mampet atau justru tidak berhenti meler, dan nyeri di telinganya! Rasanya ingin ada obat ajaib yang bisa membuat anak sembuh dalam sekejap  

Mungkin hampir seluruh orang tua pernah pergi ke dokter dan anaknya didiagnosis radang tenggorokan dengan gejala tersebut diatas. Mungkin kemudian kita pulang dengan sederet obat atau. mungkin juga tidak. ]adi sebenarnya, apa yang periu kita waspadai tentang radang tenggorokan yang terkenal ini?

Anak & Bayi  bisa sangat sering terserang infeksi saluran napas atas, termasuk radang tenggorokan dan ternyata sekitar 90% dari kasus radang tenggorokan yang disertai hidung berair, demam, dan nyeri telinga disebabkan oleh virus! Bakteri menjadi penyebab dari 10% kasus sisanya. Karena hampir seluruh kasus disebabkan oleh virus, maka antibiotik biasanya tidak diperlukan. Infeksi oleh virus (misalnya: batuk-pilek, radang tenggorokan) sesungguhnya tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik. Infeksi virus akan sembuh dengan sendirinya, tubuh akan melawan dengan sistem kekebalan tubuh (imunitas). Penggunaan antibiotik yang berlebihan justru akan merugikan karena akan membuat anak menjadi resisten dan antibiotik menjadi tidak mempan untuk melawan infeksi saat dibutuhkan.

Pada 10% kasus sisanya bakteri penyebab radang tenggorokan tersering adalah Streptokokus. Gejala infeksi bakteri ini adalah tenggorokan yang berwarna merah daging dan tonsil yang mengeluarkan cairan. Untuk mendiagnosis bakteri ini sebagai penyebab secara past! adalah dengan melakukan usap tenggorok untuk kemudian dikultur serta dilakukan pemeriksaan darah

Saya sebagai pencinta herbal sering diminta saran oleh para orang tua bagaimana cara menghadapinya dengan bantuan herbal atau secara natural.

Berikut adalah tips sederhana yang secara empiris membantu imunitas anak & bayi , bahkan orang dewasa sekalipun. Bahan yang diperlukan adalah minyak oles/usap/gosok yang mengandung bahan baku utama minyak kelapa (cocos nucifera)  atau biasa dikombinasikan pula dengan kayu putih, cengkeh dll. Untuk bayi pilihlah yang tidak terlampau keras atau tidak menyebabkan iritasi kulit.

Cara pemberian adalah dengan mengoleskan pada beberapa titik limfatik diwaktu sebelum tidur.

Titik  yang dioleskan adalah :

  • Dibalik kedua lutut
  • Dikedua ketiak
  • Dikedua pelipis
  • Dioles tipis dari kedua belakang daun telinga bawah (persis ditempat biasanya lubang anting) sampai leher
  • Di dada atas dekat leher

Boleh juga ditambah pada lipatan paha, namun biasanya agak kerepotan untuk bayi yang kerap menggunakan popok bayi (diapers) untuk buka pasangnya. 

Pengolesan minyak kelapa ini baik juga dilakukan dikala sehat sehingga imunitas dan pertumbuhan bayi & anak yang lebih baik.

Sebagai contoh saya sering menyarankan menggunakan minyak but-but ,  dengan kandungan sbb:

Kaemferia galanga                1.5 gr
Melaleuca leucodendron   2   gr
Eugenia aromatica               2  gr
Tinospora crispa                    2 gr
Cocos nucifera oil                  50 ml
dan beberapa bahan herba lain termasuk jenis tumbuhan yang digunakan oleh burung but-but.

Kemasan :  75 ml, dipasaran Jabodetabek harga berkisar Rp. 25.000 ('2008)
Produksi PT Wahida Inonesia, Depok - Jawa Barat

Alternatif lain menggunakan minyak gosok cap Tawon, produksi PT Tawon Jaya Makassar. Produk ini mudah didapatkan pada apotik, toko obat dan mini market. Namun perlu berhati-hati karena produk yang cukup terkenal ini sudah mulai dipalsukan. Salah satu tanda keaslian  yang harus diperhatikan adalah nama perusahaan pembuatnya pada label dan cap Tawon. Untuk produk yang palsu  sering ditambah kata yang lain. 

Alternatif lain lagi adalah menggunakan minyak telon yang mengandung minyak kelapa (minyak telon kandungan yang biasa adalah minyak kelapa + minyak kayu putih). Pilihlah minyak telon yang tidak terlampau hangat dan tidak berbau menusuk karena bau yang menusuk akan menggangu sistem pernafasan bayi.

Alternatif terakhir  adalah menggunakan VCO (virgin coconut oil).

Jikalau sudah mempraktekan dan bermanfaat, mohon sebar luaskan kepada family, teman dll. Agar teknologi sederhana namun tepat guna ini dapat tersebar dalam waktu yang cepat ke seluruh penjuru sehingga terbentuk generasi baru yang kuat dan sehat.

Wassalam

 

zon

Copyright © 2008, Epesanan.com.